DESASUKATENANG β Semangat pengabdian mulai terpancar di Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Pada hari ini, Pemerintah Desa Sukatenang secara resmi menyambut kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Malang (UNISMA 45 BEKASI) dalam acara pembukaan yang berlangsung khidmat di aula kantor desa.
Acara penyambutan ini dihadiri oleh Kepala Desa Sukatenang beserta jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan inovasi bagi kemajuan warga setempat.
Fokus Pengabdian: Ekonomi dan Pendidikan
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukatenang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya desa mereka sebagai lokasi pengabdian. Beliau berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga mampu membaur dan memahami karakteristik sosial budaya masyarakat.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam KKN kali ini antara lain:
Penguatan UMKM Lokal: Membantu digitalisasi pemasaran produk unggulan desa.
Pendidikan Karakter: Memberikan pendampingan belajar bagi anak-anak di lingkungan sekolah dan keagamaan.
Kesehatan Masyarakat: Sosialisasi kebersihan lingkungan dan pencegahan stunting.
Integrasi Ilmu dan Realitas Sosial
Perwakilan mahasiswa UNISMA 45 BEKASI menyatakan kesiapannya untuk mendedikasikan ilmu yang telah didapat di bangku kuliah untuk membantu memecahkan permasalahan yang ada di Desa Sukatenang. "Kami hadir bukan untuk menggurui, melainkan untuk belajar bersama warga dan memberikan solusi nyata melalui program kerja yang telah kami susun," ujar Ketua Kelompok KKN UNISMA 45 BEKASI.
Kegiatan KKN ini direncanakan akan berlangsung selama satu bulan ke depan. Dengan semangat Khairunnas Anfa'uhum Linnas (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama), para mahasiswa berkomitmen meninggalkan jejak pengabdian yang berkelanjutan bagi Desa Sukatenang.Catatan Redaksi: Sinergi antara akademisi dan pemerintah desa merupakan kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah tertinggal dan penguatan potensi lokal.